• Kategori

  • Arsip

  • Laman

  • Agustus 2010
    S S R K J S M
        Mar »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

CERITA DARI SEORANG TEMAN (bukan penyakit yang memiliki kita tapi kitalah yang memiliki penyakit)

CERITA DARI SEORANG TEMAN…..
(bukan penyakit yang memiliki kita tapi kita yang memiliki penyakit)

Cerita ini datang dari seorang teman dan saya coba ceritakan kembali kepada teman-teman, …
begini…
teman saya sebut saja tuan Budi (bukan nama sebenarnya) semenjak duduk di bangku SD dinyatakan mengidap penyakit kanker ganas yaitu kanker otak.

Sebagai manusia pada umumnya tuan Budi begitu diberi tahu oleh dokter yang memeriksanya, bahwa penyakit yang bersarang di kepalanya adalah kanker otak, dia langsung shock berat. Begitu pula orang tua dan saudara-saudaranya. Karena keberadaannya tuan Budi ditengah keluarganya di kenal sebagai anak yang periang dan paling menonjol.

Kejadian yang dialami tuan Budi ini sempat mengganggu aktivitas kehidupan keluarga besar tuan Budi karena terlarut dalam kesediahan yang sangat mendalam.

Melihat keadaan ini tuan Budi perasaannya semakin bertambah sedih, karena tuan Budi menyadari karena dirinyalah kesedihan yang dialami semua anggota keluarganya terjadi.

Dalam kondisi dilanda kesedihan yang sangat mendalam ini tuan Budi mencoba berfikir bagaimana caranya menghilangkan kesedihan yang meliputi keluarga besarnya sehingga suasana keceriaan dan semangat hidup kembali ada ditengah-tengah keluarga besarnya.

Setelah berfikir dan merenung mencari solusi bagaimana menghilangkan kesedihan yang mendalam tersebut tuan Budi mengambil kesimpulan bahwa tuan budi sendirilah solusinya.

Tetapi tuan budi belum bisa mengurai dan setelah 13 tahun berlangsung datanglah seorang teman menjenguk tuan budi karena dia mendengar kabar yang dialami tuan Budi.

Sebut saja temanya tuan Budi adalah tuan Dharma (bukan nama sebenarnya). Dalam pertemuan tersebut diceritakanlah semua masalah yang menimpa tuan Budi khususnya dan keluarganya pada umumnya.

Setelah mendengar dan mencermati ceritanya tuan Budi, tuan Dharma bicara ”… bukan penyakit yang memiliki kita tapi kitalah yang memiliki penyakit,…”.

Mendengar perkataan tuan Dharma tersebut , tuan Budi tersentak dan langsung bertanya ”maksudnya apa…?”

Mendapat pertanyaan itu, dengan sabar dan penuh kehati-hatian tuan Dharma melanjutkan perkataannya, ”bahwa penyakit yang bersarang di tubuh kita ini sifatnya hanya menumpang hidup dan kitalah yang menjadi tumpangaannya. Dan juga bahwa penyakit itu hanya menyerang ke bagian organ tubuh tertentu, jadi organ tubuh yang lainnya tidak sakit, dan organ tubuh kita yang tidak sakit ini harus kita jaga agar tidak ikut sakit.”

Begitu penjelasan tuan Dharma dan tampaknya tuan Budi dapat menangkap apa yang dianalogikan tuan Dharma. Seketika raut muka tuan Budi yang semula pucat pasi menjadi berubah agak kemerah-merahan pertanda semangat hidup akan kembali.

Setelah pertemuan itu tuan Budi sedikit demi sedikit melakukan aktivitas lama yang sudah lama tidak dilakukan dan sedikit demi sedikit pula kondisi tuan Budi bertambah segar. Kondisi ini dengan otomatis mempengaruhi kondisi keluarga tuan Budi dan akhirnya keluarga tuan Budi mendapatkan keceriaan dan semangat hidup yang lama menghilang.

Demikianlah risalah kehidupan kita pada umumnya dan semoga kita semua diberi kekuatan untuk mengelola ”penyakit” karena penyakit tidak bisa kita hindari, yang bisa kita lakukan hanyalah mengelolanya. Amin,..

Rembang, Saturday, 28 March 2009 at 10:15 |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: