• Kategori

  • Arsip

  • Laman

  • Agustus 2010
    S S R K J S M
        Mar »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

…di kotaku mereka masih terabaikan (dampak SE Menpan No 5 Tahun 2010)

Kiranya angin segar yang datang tapi ternyata hanyalah harapan yang masih saja samar kedatanganya, itulah kenyataan yang dirasakan teman-teman Tenaga Honorer Pemda Rembang saat ini.

Alasan dikeluarkannya SE Menpan No 5 Tahun 2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer yang Bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintahan, yang ditetapkan pada tanggal 28 Juni 2010 adalah untuk mengakomodir Tenaga Honorer yang sampai sekarang belum diangkat menjadi CPNS yang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007.

Sebagaimana diketahui Pemerintah telah melakukan pemrosesan tenaga honorer sejumlah 920.702. Menurut laporan dari berbagai daerah dan pengaduan tenaga honorer yang disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian PAN dan RB serta kepada Anggota DPR-RI khususnya Komisi II, Komisi VIII dan Komisi X, masih terdapat tenaga honorer yang memenuhi syarat Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 jo Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007.

Ternyata dalam SE Menpan tersebut terdapat kriteria / syarat yang tidak relevan dengan kondisi Tenaga Honorer sekarang yaitu tentang persyaratan masa kerja minimal 1 (satu) tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus.

Syarat masa kerja inilah yang membuat harapan Tenaga Honorer yang tersisa menjadi pupus, karena masa kerja mereka tidak memenuhi dan bahkan bisa dipastikan tidak ada Tenaga Honorer yang bisa masuk / memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh SE Menpan No 5 Tahun 2010. Jadi kalaupun sekarang ada Tenaga Honorer yang masa kerjanya bisa memenuhi kriteria sebagaimana yang dimaksud oleh SE Menpan No 5 Tahun 2010 malah harus dipertanyakan.

Sebetulnya kalau teman-teman Tenaga Honorer mencoba mencermati kriteria masa kerja yang terdapat dalam PP no 43 Tahun 2007 tentang perubahan atas PP no 48 Tahun 2005 pada Pasal 3 ayat 2 huruf b dimana disebutkan bahwa ”masa kerja sebagai tenaga honorer paling sedikit 1 (satu) tahun secara terus menerus, dalam pasal penjelasannya : ”Penentuan masa kerja sebagai tenaga honorer untuk mengisi formasi tahun 2005, mempunyai masa kerja paling sedikit 1 (satu) tahun pada keadaan 31 Desember 2005, dengan ketentuan masa kerja paling rendah setiap tahun ditambah 1 (satu) tahun untuk pengisian formasi setiap tahun berikutnya sampai dengan tahun 2009. Dalam hal terdapat tenaga honorer yang mempunyai masa kerja terputus, maka yang dihitung penuh sebagai persyaratan dalam penentuan pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil adalah masa kerja terakhir secara terus menerus. Masa kerja sebelumnya akan dihitung sebagai masa kerja golongan dalam menetapkan gaji pokok”, ini ada wacana/pengertian lain tentang kriteria masa kerja, dimana kriteria masa kerja paling sedikit 1 (satu) tahun per 31 Desember 2005 itu diperuntukan untuk mengisi formasi tahun 2005 saja. Tetapi hal yang tidak mudah bagi seorang Tenaga Honorer untuk mempersoalkan SE Menpan No 5 Tahun 2010 ini dan akhirnya hanya pasrah yang bisa dilakukan oleh teman-teman Tenaga Honorer.

Disisi lain dengan adanya wacana tersebut diatas sangat dimungkinkan akan timbulnya usaha-usaha untuk merekayasa masa kerja sesuai kriteria yang disyaratkan dalam SE Menpan No 5 Tahun 2010 oleh Tenaga Honorer itu sendiri atau bahkan oleh oknum Pemda karena dalam Surat Edaran Menpan No 5 Tahun 2010 juga dicantumkan sebuah point yang menyatakan bahwa apabila sampai tanggal 31 Agustus 2010 formulir pendataan tenaga honorer, daftar nomonatif beserta softcopy (compact disk) dan formulir data belum diterima oleh BKN, maka instansi tersebut dinyatakan tidak memiliki tenaga honorer dan tidak dapat mengusulkan tenaga honorer kembali.

Di Kabupaten Rembang lebih runyam lagi karena Pemkab Rembang dalam menanggapi Surat Edaran Menpan Nomer 5 Tahun 2010 ini terkesan sangat lamban, faktanya Pemkab Rembang melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) baru memulai sosialisasi ke SKPD-SKPD itu tanggal 11 Agustus 2010. Pada tanggal 14 Agustus 2010 BKD menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan mengeluarkan surat ke SKPD-SKPD tentang persyaratan pendataan Tenaga Honorer versi BKD Kabupaten Rembang. Selanjutnya semua persyaratan pendataan Tenaga Honorer harus diserahkan ke BKD pada tanggal 16 dan 18 Agustus 2010 untuk Tenaga Honorer yang masuk kriteria I. Ada yang lebih rancu lagi yaitu untuk Tenaga honorer kriteria II, pendataan dilakukan pada tanggal 25 – 26 September 2010 bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dan tanggal 27 – 30 September 2010 pendataan untuk tenaga Teknis dan Administrasi lainnya. Padahal amanat Surat Edaran Menpan No 5 Tahun 2010 mengatakan bahwa apabila sampai tanggal 31 Agustus 2010 formulir pendataan tenaga honorer, daftar nominatif beserta softcopy (compact disk) dan formulir data belum diterima oleh BKN, maka instansi tersebut dinyatakan tidak memiliki tenaga honorer dan tidak dapat mengusulkan tenaga honorer kembali.

Jadi bisa dimaklumi dengan adanya Surat Edaran Menpan No. 5 tahun 2010 di Kabupaten Rembang khususnya di kalangan Tenaga Honorer ada keresahan karena kontranya tidak memenuhi masa kerja 1 (satu) tahun per 31 Desember 2005 seperti yang diamanatkan dalam SE Menpan No 5 Tahun 2010 padahal mereka yang tersisa mempunyai kontrak sebelum PP no 48 Tahun 2005 ditetapkan yaitu pada tanggal 11 Nopember 2005.

Juga bisa dipastikan Tenaga Honorer yang tersisa di Kabupaten Rembang tidak bisa mengikuti pendataan sampai dengan 31 Agustus 2010 karena secara otomatis Tenaga Kontrak yang mempunyai masa kerja 1 (satu) tahun per 31 Desember 2005 sesuai dengan yang diamanatkan oleh SE Menpan No 5 Tahun 2010 sudah habis masuk pendataan pada tahun 2006.

Demikian tulisan ini didedikasikan kepada Teman-teman Tenaga Honorer Pemkab Rembang yang sedang berjuang.

Rembang, 16 Agustus 2010

2 Tanggapan

  1. yo wes ditrimak-trimakno wae bro…ora kasil didata saiki sesok durung mesti kiamat to?

  2. negoro kok gagap yo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: